Antara Psikologi Perkembangan dan Minat Baca Tulis Anak

Posted on 22/06/2011

5


Minat baca anak. Banyaknya sekolah dasar yang membuat aturan kemampuan baca tulis sebagai syarat penjaringan calon siswa baru telah menjadi sebuah polemik bagi orangtua. Bahkan pendidikan anak usia dini yang notabene tempat bermain, bersosialisasi, kognisi, emosi, sosial dan sekaligus menjadi arena untuk memberikan stimulus perkembangan motorik fisik anak, ikut-ikutan merubah kurikulum agar sesuai dengan aturan tersebut. Akibatnya muncul dua pendapat yang membingungkan orang tua. Apakah memang baik mengajarkan anak mengenal baca tulis sedari usia pra-sekolah? ataukah sebaiknya anak jangan dipaksa untuk belajar baca tulis dulu sebelum usia sekolah?

Psikologi Perkembangan dan Minat Baca Anak

Psikologi Perkembangan dan Minat Baca Anak

Setuju atau tidak setuju dengan persyaratan itu, kita sebagai orang tua tidak bisa mengambil langkah lain kecuali melatih anak-anak kita untuk menyesuaikan dengan pergeseran dunia pendidikan tersebut. Akhirnya mengenal kondisi psikologi perkembangan anak menjadi sesuatu yang tidak dapat dipungkiri. Kemampuan koordinasi motorik visual misalnya. Kematangan koordinasi motorik visual anak harus dipahami orangtua karena sangat mempengaruhi kemampuan baca tulis anak.

Kematangan koordinasi motorik visual setiap anak berbeda-beda tergantung kematangan fungsi organ, kematangan daya konsentrasi dan kematangan emosi. Kita sebagai orang tua tidak bisa memaksakan kehendak untuk memacu minat baca tulis anak. Dilatih seperti apapun jika fungsi organ untuk baca tulis belum matang, anak tidak akan bisa menunaikan apa yang menjadi keinginan kita. Bahkan bisa jadi mereka akan jenuh, ngambek dan frustasi atas apa yang kita lakukan terhadap mereka.

Dampak negatif lainnya adalah orang tua menjadi kesal dan marah karena sudah diajarkan berkali-kali tetapi hasilnya tetap nihil. Orangtua menjadi stress dan yang lebih gawat lagi jika memberikan label ‘bodoh’ atau IQ rendah pada si anak. Hal ini akan mempengaruhi konsep diri si anak. Lantas apa yang harus kita lakukan? Berikut adalah 7 hal yang musti diketahui orang tua untuk menumbuhkan minat baca anak yang saya ambil dari berbagai sumber terutama tabloid Mom&Kiddie.

  1. Memberikan stimulus kearah minat baca jauh lebih baik daripada langsung mengajari mereka baca tulis. Ingat dunia anak-anak adalah dunia bermain, yang pantas kita berikan kepada mereka adalah sebuah permainan walaupun didalamnya ada unsur edukasi baca tulis.
  2. Untuk membangun minat baca anak, orang tua memiliki andil besar untuk memberikan contoh. Anak biasanya akan mencontoh perilaku orang terdekatnya, salah satunya orangtua. Tumbuhkan minat mereka dengan memberikan buku-buku bacaan yang disertai gambar-gambar dan warna-warna yang menarik, sesuai dengan minat dan usianya. Misalnya jika anak senang dengan bunga-bungaan, anak akan cepat merespon ketika diberikan buku yang bercerita dan bergambar tentang bunga-bungaan. Yang lebih penting lagi, pilih buku yang lebih banyak gambarnya dari pada tulisannya.
  3. Sebelum diajarkan menulis, anak harus dilatih kemampuan motorik halusnya terlebih dahulu. Misalnya meronce, puzzle, lego, melipat, mengelem, menggunting, mewarnai, membuat berbagai bentuk dengan bahan clay dll. Setelah itu jika motorik halusnya sudah bagus, ajari bagaimana memegang pensil dengan benar baru ajari menulis.
  4. Jika anak sudah menunjukkan minat untuk membaca dan menulis maka berikanlah bantuan padanya.
  5. Orang tua tidak perlu menjadi stres jika anak belum biasa membaca dan menulis. Nanti kalau sudah tiba waktunya ia akan cepat membaca dan menulis. Pada usia 6 tahun pada umumnya anak sudah bisa baca tulis.
  6. Jangan memberikan label ‘bodoh’ atau label negatif lainnya pada anak karena akan membentuk konsep diri yang negatif dan anak menjadi tidak percaya diri. Lihatlah kelebihan yang dimiliki anak karena setiap anak pasti memiliki kelebihan.
  7. Pilih sekolah yang sesuai dengan kemampuan si anak. Jangan memaksakan anak untuk masuk di sekolah favorit yang dianggap terbaik untuknya, padahal belum tentu sekolah tersebut adalah yang terbaik untuk anak bila tidak sesuai dengan kondisi anak.

Demikian, apabila Anda mempunyai pendapat lain terkait dengan artikel Antara Psikologi Perkembangan dan Minat Baca Tulis Anak, bisa Anda sampaikan melalui kolom komentar di bawah, agar pengunjung yang nyasar diblog ini bisa mendapatkan ilmu yang lebih lengkap dan bermanfaat dari Anda. Terimakasih.

Kait kata :
Minat baca anak, minat baca tulis anak, menumbuhkan minat baca, psikologi perkembangan anak, penjaringan calon siswa baru, pendidikan anak usia dini, usia pra-sekolah, usia sekolah, sekolah favorit, tabloid mom&kiddie, menumbuhkan minat baca anak,

Posted in: Psikologi Anak